Pengurus Inkopdit Lantik General Manager Baru
Pengurus Inkopdit, Kamis, 12 Januari 2023 bertempat di Aula Wisma Inkopdit, Ketua Pengurus V. Joko Susilo melantik General Manager Inkopdit yang baru. General Manager yang baru dimaksud adalah Stephanus Toga Siagian,S.Ip.
Pelantikan disaksikan oleh Pengurus dan Pengawas, karyawan serta undangan. Stephanus Toga Siagian sebelumnya adalah Menejer Diklat, Litbang,E-PR & HI. Stephanus menggantikan B.Puspo Cahyo Nugroho,SE yang dipercayakan mengemban tugas sebagai Deneral Manager sejak 2017 menggantikan Abat Elias,SE.Stephanus menyelesaikan pendidikannya di Universitas Parahyangan Bandung lalu sejak ahun 2011 menempati posisi di bagian Diklat, Litbang,E-PR & HI Induk Koperasi Kredit Indonesia. Pria yang fasih berbahasa Inggris ini adalah kelahiran Batak Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Inkopdit V.Joko Susilo mengatakan pergantian General Manager adalah salah satu yang harus dilakukan. berharap perubahan pergantian general menejer ini bukan akhir dalam perjalanan, tetapi ini kebutuhan pergantian seorang General Menejer untuk melangkah lebih jauh ke depan agar bisa terwujud Inkopdit yang lebih baik.
Menurut dia, perubahan pergantian GM itu bukan maunya individu tetapi atas kemauan bersama, bukan hanya fungsi General Menejer tetapi seluruh staf harus melakukan perubahan yang berbasis profesional dengan sistemnya melalui perubahan dan itu secara tidak langsung General Manager yang lama dibekukan. Inkopdit harus bisa tunjukkan pada masyarakat Indonesia ini suatu model dalam pembentukan koperasi yang sejahtera. Mereka, para anggota Inkopdit, membutuhkan perubahan bukan sekedar prosesnya tetapi perlu diatur, dikonsultasikan dengan management. Mereka juga dibimbing, diajak diskusi bersama, dilakukan fit and proper test. Jadi tidak ada fakta lain, itu yang menjadi dasar perubahan.
Dalam kepengurusan nantinya menurut dia, semua mesti bisa bekerjasama dan saling percaya dalam kerangka kesatuan dan kebersamaan. Ini bagian terindah dari para pendahulu Inkopdit bagaimana benar-benar koperasi ini bisa jauh lebih baik. Para pengurus koperasi ini harus tunjukkan pada masyarakat Indonesia, ini suatu model dalam pembentukan koperasi yang lebih sejahtera.
Ditegaskannya, fungsi utama kepemimpinan General Manager dari seluruh gerakan koperasi yang bernaung diwadah Inkopdit harus terintegrasi sehingga menjadi satu kesatuan gerakan yang menjadi orientasi pada kepentingan anggota. Kalau itu sudah mencukupi dalam mensejahterakan anggotanya, maka gerakan koperasi ini semakin baik. Perubahan ini dibutuhkan juga dalam skala kecil, kalau tidak ada perubahan mendasar itu menjadi suatu kemunduran. Ini perlu ada perubahan yang jauh lebih baik dalam gerakan koperasi, bukan untuk kepentingan sendiri tapi untuk kepentingan bersama yang strategis.
Menurut Joko Susilo, dalam membuat perencanaan starategis, semestinya dilakukan untuk kepentingan bersama bukan pada kepentingan individu masing-masing. Semua mesti terukur dan dikoodinasikan. Bila ada kekurangan mesti diperbaiki dan kelebihannya mesti didukung.Tolok ukur itu pada kinerjanya, tapi perencanaan harus menjadi hasil yang strategis dan disepakati bersama dalam Inkopdit. Mesti ada persetujuan bersama bukan jalan masing-masing individu. Jadi semua harus dibuka, diketahui masalahnya dan itu menjadi kekuatan dan semua mesti mengambil peran.***inf

Comments
Post a Comment